JUNAIDI RAKYAT JELATA : Bersihkan dulu diri kita dari korupsi baru kita sama-sama lakukan restorasi

Awalya saya tertarik bergabung dengan Nasdem, saya pikir ini adalah sebuah Ormas yang benar benar bisa membawa perubahan diabat ini, karena disetiap event selalu mengumandangkan restorasi, perubahan untuk Indonesia dan bahkan diberbagai media mengatakan bahwa NASDEM tidak akan meleburkan diri menjadi sebuah partai.
Sebuah cita-cita yang waktu itu patut saya acungi jempol "Nasdem adalah Ormas dan Tak akan Menjadi Partai Politik", karena jika dia menjadi partai jelas tujuannya adalah kekuasaan walau dengan dalih apapun yang mengemasnya, dan jika partai tetap menjadi pilihan Ormas Nasdem maka niscaya perlahan namun pasti populasi itu akan kerdil karena kami bergabung bukan alasan dahaga akan kekuasaan tetapi dahaga akan perubahan tanpa kepentingan. 
Dengan pertimbangan bahwa Nasdem adalah sebuah gerbong besar, Organisasi yang dikemas jauh dari kepentingan politik tentu membawa satu persatu tokoh Nasional, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, PNS, Pemuda, Aktivis, Kaum Buruh dan lain-lain mendenyutkan nadi Nasional Demokrat diseantero nusantara, namun amat disayangkan kita terjebak permainan elit politik, ternyata dibalik restorasi ternyata bukan perubahan Indonesia yang dimaksutkan, ternyata diam-diam para haus kekuasaan justru merestorasi Ormas Nasdem menjadi sebuah partai bernama Partai Nasdem. Sebuah jebakan yang cerdas, tetapi apakah ini tipuan muslihat atau ketidak konsistenan para petinggi Nasdem? semua kembali kepada masyarakat yang menilainya.
Saya sebelumnya terlibat dalam pembentukan Nasional Demokrat di Tanah Bumbu, mulai dari menghadiri deklarasi NASIONAL DEMOKRAT wilayah Kalimantan Selatan, kemudian menghadiri Rapimnas Pertama Nasional Demokrat di Jaka, sampai pada masa-masa penyusunan nama-nama pengurus, dan saya masih ingat jari-jari ini menulis nama satu-persatu dan kadang sambil meneteskan keringat, siang dan malam berkejaran dengan waktu sehingga dari sebuah karya itu besok 4 Juni 2011 telah dikumandangkan nama-nama yang dulu saya ketik resmi menjadi Pengurus Nasional Demokrat melalui Deklarasi di Tanah Bumbu, semua saya lakukan demi mengejar impian restorasi nyata yang bukan semu.
Tapi entah mengapa diam-diam ternyata saya dilupakan, dan bahkan tidak diundang dalam sebuah pertemuan dirumah Ketua Nasional Demokrat Tanah Bumbu, disitulah saya berpikir, apakah Nasional Demokrat di Tanah Bumbu bisa melakukan restorasi? belum apa-apa sudah melupakan orang yang telah meneteskan keringat untuk Nasional Demokrat, besok saya yakin jika besar maka bersiaplah masyarakat Tanah Bumbu juga akan dilupakan.
Setelah melalui perenungan saya berpikir ada yang salah dalam kepengurusan Nasional Demokrat Kabupaten Tanah Bumbu, dan ini misi penting bagi saya jika ingin melakukan restorasi perlu dipilah elemen-elemen yang tentu harus bersih agar bisa berjalan sesuai harapan, disini saya akan berusaha demi masyarakat Tanah Bumbu saya akan bongkar elemen-elemen yang terindikasi korupsi agar Nasdem yang dulu saya harapkan bisa menjadi ormas yang membawa perubahan tetap bisa untuk melakukan perubahan dengan pengurus yang bersih dari KORUPSI, walau sekarang saya sudah menyatakan sikap bahwa saya BUKAN PENGURUS NASDEM karena saya berpikir NASDEM sekarang penuh dengan intrik dan muatan politik, sehingga yang berbeda di lempar keluar demi kepentingan peribadi dan sekelompok orang.
Selamat berjuang sahabat saya di Nasional Demokrat Kabupaten Tenah Bumbu - bersihkan dulu diri kita dari korupsi baru kita lakukan sama sama restorasi di Tanah Bumbu (Junaidi Pengurus LPC - AMPPLHI).
Share this article :
 

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Law File - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger